by
Baren maulana Dalam dunia kuliner Korea, galbi steak atau galbi meat merupakan salah satu hidangan daging sapi yang paling populer. Istilah “galbi” sendiri berarti iga, sehingga galbi meat merujuk pada potongan iga sapi yang diolah dengan teknik dan bumbu khas Korea. Galbi dikenal karena kombinasi tekstur daging yang juicy, lapisan lemak yang memberikan rasa gurih, serta marinade manis-gurih yang meresap hingga ke serat daging.
Secara umum, galbi meat adalah potongan iga sapi yang dipotong melintang mengikuti tulang (flanken cut) atau dipisahkan dari tulangnya untuk dijadikan steak.
Ciri khas galbi:
Memiliki marbling alami dari lemak iga
Serat daging yang cukup padat namun empuk jika dimarinasi
Cocok untuk grill cepat dengan panas tinggi
Karena kandungan lemaknya, galbi sangat ideal untuk teknik BBQ, baik menggunakan arang maupun grill modern.
Meski sama-sama berasal dari bagian iga, galbi steak memiliki pendekatan berbeda dibandingkan iga panggang Barat.
Galbi steak:
Biasanya dimarinasi terlebih dahulu
Dipanggang cepat di atas grill
Disajikan dengan saus khas Korea
Iga panggang Barat:
Lebih sering menggunakan teknik slow cook
Fokus pada tekstur fall-off-the-bone
Menggunakan dry rub atau saus BBQ
Galbi steak lebih menonjolkan keseimbangan antara rasa manis, asin, dan smoky.
Rasa galbi berasal dari kombinasi marinade yang umumnya terdiri dari:
Kecap asin
Gula atau madu
Bawang putih
Minyak wijen
Buah pir Korea (untuk melembutkan daging)
Hasil akhirnya adalah daging dengan:
Permukaan caramelized
Rasa manis-gurih seimbang
Aroma panggangan yang kuat
Tekstur juicy dan empuk
Karena kandungan lemak iga yang cukup tinggi, galbi meat menghasilkan rasa yang lebih dalam dibanding potongan daging yang lebih lean.
Iga sapi dipotong melintang tipis.
Daging dimarinasi minimal beberapa jam agar bumbu meresap.
Dipanggang di atas grill panas (lebih ideal menggunakan arang).
Dimasak cepat agar bagian luar caramelized namun bagian dalam tetap juicy.
Teknik grill cepat ini mirip dengan konsep BBQ premium yang menekankan kualitas potongan daging dan kontrol panas.
Jika Anda tertarik dengan pengalaman grill berbasis daging premium, Anda juga bisa membaca tentang konsep steak berkualitas di artikel berikut:Restoran All You Can Eat Bintaro yang Menggunakan Australian Wagyu
Menariknya, karakter galbi meat yang gurih dan juicy juga sangat cocok dengan selera Indonesia. Bagian iga sapi memiliki kedalaman rasa yang mirip dengan berbagai hidangan tradisional Nusantara.
Salah satu contoh adaptasi yang populer adalah olahan iga dengan bumbu pedas khas Indonesia. Jika Anda menyukai karakter iga yang empuk, berbumbu kuat, dan siap santap tanpa harus repot memasak, Anda bisa mencoba: Pesan Iga Cabe Ijo Bang Dims via WhatsApp Menu ini menggunakan iga sapi yang dimasak hingga empuk dengan balutan bumbu cabe ijo yang kaya rasa—cocok bagi pecinta daging yang ingin menikmati sensasi iga tanpa harus melalui proses marinade dan grill sendiri.