Cairan Merah pada Steak Bukan Darah: Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu

Meatguy Steakhouse by   Baren maulana chef January 21, 2026

Banyak orang masih ragu saat melihat cairan merah pada steak, terutama ketika memesan tingkat kematangan medium rare. Tidak sedikit yang mengira cairan tersebut adalah darah dan langsung menganggap steak tersebut tidak aman dikonsumsi. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Artikel ini akan membahas apa sebenarnya cairan merah pada steak, dari mana asalnya, serta mengapa steak medium rare tetap aman dinikmati jika diolah dengan benar.

Cairan Merah pada Steak Bukan Darah: Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Tahu

Cairan Merah pada Steak Bukan Darah Salah satu kesalahpahaman paling umum tentang steak adalah anggapan bahwa cairan merah yang keluar dari daging merupakan darah. Faktanya, cairan merah pada steak bukanlah darah, melainkan cairan alami yang berasal dari protein bernama myoglobin yang bercampur dengan air dalam daging.

Saat proses penyembelihan, darah pada hewan sudah dikeluarkan sepenuhnya. Jadi, cairan merah yang terlihat saat steak dipotong bukanlah sisa darah.

Apa Itu Myoglobin?

Myoglobin adalah protein yang berfungsi menyimpan oksigen di dalam jaringan otot. Protein inilah yang memberikan warna merah pada daging sapi. Semakin tinggi kandungan myoglobin, semakin merah warna daging tersebut. Inilah sebabnya daging sapi disebut sebagai daging merah, berbeda dengan ayam atau ikan.

Ketika steak dimasak, myoglobin akan bereaksi terhadap panas. Pada tingkat kematangan tertentu seperti medium rare, myoglobin belum sepenuhnya berubah warna, sehingga masih terlihat kemerahan di bagian tengah steak.

Kenapa Steak Medium Rare Masih Mengeluarkan Cairan?

Steak dengan tingkat kematangan medium rare memiliki kandungan air yang lebih tinggi dibanding steak yang dimasak hingga well done. Kombinasi antara air dan myoglobin inilah yang menghasilkan cairan merah saat steak dipotong. Justru, keberadaan cairan ini sering menjadi indikator bahwa steak masih juicy dan tidak overcooked.

Untuk memahami lebih jauh tentang tingkat kematangan steak, kamu bisa membaca artikel Steak Medium Rare yang membahas karakteristik dan keunggulannya.

Amankah Mengkonsumsi Steak dengan Cairan Merah?

Steak medium rare aman dikonsumsi selama dimasak dengan teknik yang tepat dan mencapai suhu internal yang aman. Pada daging utuh seperti steak (bukan daging giling), bakteri umumnya berada di permukaan daging dan akan mati saat proses pemanggangan.

Inilah mengapa kualitas daging dan teknik memasak memegang peranan penting. Faktor-faktor seperti marbling, penanganan daging, dan metode pemasakan sangat mempengaruhi hasil akhir steak. Penjelasan lebih lengkap mengenai hal ini bisa kamu temukan pada artikel Faktor Kualitas Daging.

Kenapa Steak Berkualitas Disajikan Medium Rare?

Banyak steakhouse premium memilih menyajikan steak pada tingkat kematangan medium rare karena pada level ini tekstur daging masih empuk, rasa alami daging lebih terasa, dan kandungan jus di dalam daging tetap terjaga. Cairan merah bukanlah tanda steak mentah, melainkan bagian dari pengalaman menikmati steak dengan kualitas terbaik.

Menikmati Steak dengan Tenang dan Aman

Memahami apa itu cairan merah pada steak membantu kita menikmati steak tanpa rasa ragu. Selama steak berasal dari daging berkualitas dan dimasak oleh dapur profesional, steak medium rare merupakan pilihan aman sekaligus optimal untuk merasakan karakter asli daging sapi.

Ingin merasakan steak dengan tingkat kematangan yang tepat dan daging berkualitas tanpa rasa ragu? Reserve now via WhatsApp Meatguy Steakhouse.